Senin, 29 Januari 2018

Bukit Kura-kura Ongakan Pare



BUKIT ONGAKAN
Bukit Ongakan, 26 Maret 2017. Ini dia salah satu lokasi wisata yang lagi hits dikalangan anak muda, yaitu bukit ongakan. Di lokasi wisata ini kita dapat melihat gunung Kelud dari sisi yang berbeda. Dengan keindahan pemandangan perbukitan dan pohon-pohon yang masih asri membuat pengunjung semakin betah disana.
Rutenya dari kota pare langsung saja ambil jurusan malang. Dari telkom pare ambil arah ke selatan sampai perempatan besar belok kiri. Ketika menemukan pertigaan besar belok kanan, lurus saja mengikuti jalan besar itu menuju ke daerah besowo. Nah kita akan menemukan patung besar yang ada di tengah jalan, dari situ kita ambil kanan. Lurus mengikuti jalan kira-kira 4 kilometer ada penunjuk arah bukit ongakan belok ke kiri. Berarti tujuan kita sudah dekat, tinggal mengikuti jalan di pinggiran hutan dan sampailah di bukit ongakan.
Sampai di lokasi parkir kita akan menemui pemandangan bukit indah yang berbaris-baris dan bukit kura-kura. Dari sini gunung arjuno, welirang, panderman, butak, kelud dan kawi dapat terlihat dengan jelas ketika cuaca cerah.
Gunung Arjuno-Welirang Berdiri Dengan Gagahnya
 
punggungan-gunung berbaris-baris.jpg
Suasana Seperti Ini Yang Bikin Betah

Sebelah parkir motor, kita bisa menemukan pemandangan bukit kura-kura. Dinamakan bukit kura-kura ongakan, mungkin karena disini terdapat sebuah bukit yang berbentuk seperti kura-kura. Dari situlah asal muasal namanya.
Penampakan-bukit-kura-kura.jpg
Penampakan Bukit Kura-kura
Pendakian Bukit Ongakan

Setelah parkir kita bisa naik ke atas bukit untuk mencari spot yang lain, tidak terlalu tinggi kok naiknya. Tanjakan 50 M harus dihadapi untuk menuju ke spot yang atas.
Siap-melahap-tanjakan.jpg
Bagus Juga Ini Difoto
Tanjakan-rindu.jpg
Tanjakan Rindu

Di atas ada warung kok, jadi tenang saja kalau perut lapar bisa pesan makan sekalian minumnya juga. Spot di depan warung tersebut bisa juga dibuat foto, dengan pemandangan pohon yang rindang dan daun berguguran.
Yang-mau-prewed-bisa.jpg
Dibuat Prewed Juga Bisa
Daun-daun-berguguran-manambah-indah.jpg
Daun Yang Jatuh Tidak Pernah Menyalahkan Angin Yang Bertiup

Saya-dan-daun-jatuh.jpg
Nyantai Suasananya
 Kalo sudah puas main ke ongakan, pas pulang jangan lupa mampir dulu di alas mati. Dinamakan alas mati karena di sini banyak pohon-pohon pinus yang mati karena terkena letusan gunung kelud tahun lalu, pemandangannya keren lohh.

Alas-mati-ongakan.jpg
Panjang X Lebar

Ongakan-alas-mati.jpg
Dia Ngapain Coba Di sana

Senin, 15 Januari 2018

Bukit Mbanyon Negri Atas Awan Trenggalek


Bukit Mbanyon, 4 – 5 Maret 2017. Ini adalah petualangan ku bersama si kanjuroh. Bukit mbanyon berada di Kota Trenggalek, tidak jauh dari pusat kota Trenggalek sehingga mudah sekali menuju ke tempat tersebut. Pukul 4 Sore kita janjian ketemu di Indomaret Mrican, setelah itu menitipkan dulu si motor ke RS Bhayangkara.hahaha, kesini cuman nitip motor bukan jenguk orang sakit. Dari pada bawa motor sendiri-sendiri kan lebih enak boncengan saja lahh, hemat juga.

Jam setengah 5 langsung berangkat menuju kota trenggalek, dari alun-alun kota kediri mengikuti jalan besar saja ke selatan hingga kota Trenggalek. Sampai di kota trenggalek kalau dari arah Tulungagug, di perempatan kedunglurah belok ke kiri menuju arah gandusari. Setelah kira-kira berjalan 6 km belok ke kiri, hati-hati karena papan penunjuknya kecil dan ketutup pohon jadi tidak terlalu terlihat. 




Papan-penunjuk-bukit-mbanyon.jpg
Awas Papan Penunjuknya Kecil

Nah dari sini kita tinggal mengikuti jalur hingga sampai di puncak bukit Mbanyon, apabila kita menjumpai warung di atas bukit dan ada lampu kerlap-kerlip hijau di atasnya berarti kita sudah sampai. Tempat ini cocok dijadikan lokasi camping bagi yang sudah rindu suasana atas gunung, cukuplah mengobati kerinduannya. Tidak perlu mendaki, dengan motor saja sudah bisa sampai ke  puncak. Parkir motor langsung bangun tenda 

Suasana-malam-bukit-mbanyon1.jpg
Suasana Malam Bukit Mbanyon


Suasana-malam-bukit-mbanyon2.jpg
Parkir Motor Sebelah Tenda

Ditempat ini ada warung, jadi tidak perlu bingung kalo mau makan dan minum. Setelah selesai mendirikan tenda ngopi dulu sambil bersantai enak ini, tinggal pesan aja di warung sebelah. Suasana ngopi di sini sangat istimewa, duduk santai di atas bukit di temani segelas kopi dan kerlap-kerlip lampu perkotaan di bawahnya.

Menu-makan-malam-bukit-mbanyon.jpg
Menu Makan Malam
Kota-trenggalek-dari-bukit-mbanyon.jpg
Suasana Lampu Kota Trenggalek Dari Atas Bukitr Mbanyon
Tidak terasa waktu sudah menunjukan pukul 11 malam, karena sudah mulai mengantuk ya tidur aja lah sambil nunggu esok hari tiba. Rasa dingin tidak terasa sama sekali karena ketinggian tempat ini tidak sampai 1000 MDPL. Tapi soal pemandangan tidak kalah sama gunung yang tinggi-tinggi itu. Kala itu tenda kami hanya satu-satunya di atas bukit mbanyon, jadi suasana malam itu sangat hening dan syahdu.
 
Malam-hari-bukit-mbanyon.jpg
Lautan Awan Mulai Terbentuk
Tempat Berlindung Dari Gelapnya Malam

Tidak ingin melewatkan sunrise hari ini, saya bangun pagi-pagi. Keluar tenda dan terkejut akan keindahan pagi itu, lautan awan sudah menunggu dibawah sana. 
 
Sunrise-Negri-Atas-Awan-Trenggalek.jpg
Sunrise Negri Atas Awan
Menyapa-mentari-pagi-negri-atas-awan.jpg
Menyapa Mentari Pagi Dari Dalam Tenda
            Perjalanan kali ini tidak sia-sia, pemandangan indah kami dapatkan dari atas bukit mbanyon. Awan mengalir seperti air sungai di bawah sana,


Negri Atas Awan Trenggalek


Awan Mengalir Seperti Air
Awan-kota-trenggalek.jpg
Awan Menutupi Kota Trenggalek
Awan-di-atas-kota-trenggalek.jpg

Puas menikmati keindahannya dan ambil foto yang bagus, langsung bongkar tenda  dan berkemas untuk pulang.