Kamis, 13 Desember 2018

Cuman 2 Jam Sudah Bisa Sampai Di Puncak Basundara Gunung Panderman


Pendakian Gunung Panderman

          Gunung Panderman, 6 Juli 2018. Setelah dulu ke panderman cuman tik-tok, kini saatnya mencoba camping santai bersama teman-teman PPG UMM 2018. Ini adalah kegiatan lanjutan setelah acara KMD, langsung praktek mengukur jarak, ketinggian dan mengikuti jejak mantan..Ehhhhhhh.  

         Basecamp gunung panderman lokasinya mudah dijangkau, dari pujon setelah melewati kampung penginapan akan menemui lampu merah pertama. Langsug belok kanan sampai bertemu perempatan belok kanan lagi, di situ kalian akan menemukan gerbang pendakian gunung panderman. Ikuti saja jalur tersebut sampai di ujung jalan, basecamp berada tepat di ujung jalan dusun Toyomerto. Jalur menuju basecamp berupa tanjakan yang curam, untuk keamanan bersama motor matic harus parkir di bawah. Sehingga masih harus berjalan kaki sejauh 2 KM dengan jalur menanjak, lumayanlah bisa buat pemanasan. Bagi yang malas buat jalan kaki menuju basecamp bisa sewa tukang ojek sampai ke basecamp.
base-camp-panderman.jpg
Penampakan Base Camp Panderman
    
bangunan-basecamp-dari-kayu.jpg
Bangunan Unik Terbuat Dari Kayu

              Dari basecamp panderman ini kita bisa memilih 2 tujuan, mau ke gunung panderman atau ke gunung buthak. Gunung Panderman berada di ketinggian 2.000 MDPL, tidak terlalu tinggi lah cukup untuk para pemula. Kali ini tim kukuruyuk akan mencoba menaklukan gunung panderman. Tiket masuk untuk setiap pendaki masih tergolong murah yaitu Rp. 7.000,00 dan parkir RP. 10.000,00. Tiket gunung panderman untuk sekali masuk, berbeda dengan gunung lainnya yang tergantung pada jumlah hari saat kita mendaki. 

Basecamp – Pos 1 (Latar Ombo) 45 Menit
            Pukul 07.30 pendakian  di mulai. Awal pendakian jalur masih tergolang landai, naik sedikit dari basecamp kira-kira 3 menit kita akan bertemu sungai kecil yang bisa digunakan sebagai sumber air. Ketika berjalan dan berpapasan dengan pendaki lain debu akan beterbangan kemana-mana, ini yang bikin pendakian agak susah. Sebelum sampai di latar ombo kita akan dihadapkan dengan tanjakan yang terjal, tapi yang tidak berani lewat tanjakan tersebut bisa memilih jalur satunya yang memutar dan akan bertemu pada titik yang sama. Karena kondisi teman-teman yang masih capek setelah acara KMD, alhasil ngecamp di pos 1 dan esok paginya lanjut summit attack.   

Pos 1 (Latar Ombo) – Pos 2 (Watu Gede) 20 Menit
           Mentari pagi mulai menampakan dirinya dari sisi timur, tidak mau ketinggalan langsung bangun dan keluar tenda. Pagi itu cuaca sangat bersahabat, cerah dan suhu masih normal. Puas menikmati indahnya mentari pagi ini, rombongan langsung berjalan menuju ke pos 2. Cukup berjalan 20 menit tiba di pos 2 Watu Gede, pos Watu Gede berada di ketinggian 1730 MDPL dengan  berhiaskan batu-batu besar disekitarnya.
mentari-pagi-panderman.jpg
Mentari Pagi Menampakan Sinarnya

mentari-pagi-latarombo-panderman.jpg
Mentari Pagi Yang Menghangatkan
pos2-watu-gede.jpg
Pos 2 Watu Gede
Pos 2 (Watu Gede) – Puncak Basundara 1 Jam
            Jalur menuju puncak penuh dengan tanjakan curam, lebih berat daripada yang di bawah tadi. Debu yang beterbangan saat kaki menginjak tanah membuat nafas semakin berat. Setelah melewati tanjakan tiada henti, kita akan dihadapkan di jalur yang datar dan vegetasi yang terbuka, bonuss lahh. Kondisi jalur ini sama seperti di ranu kumbolo, di sebelah kanan ada tanaman bunga yang berwarna putih bermekaran dan di sebelah kiri langsung jurang dengan kabutnya yang tebal. Setelah melewati jalur bonus akan ada jalur menanjak sedikit dan akan sampai di Puncak Basundara. 
arjuno-welirang-di-seberang-sana.jpg
Arjuno-Welirang Terlihat di Seberang Sana
Puncak-Basundara-2000-MDPL.jpg
Puncak Basundara 2000 MDPL
mrah-putih-di-atas-basundara.jpg
Merah Putih Teruslah Berkibar
               Pulang dengan perut lapar sunggu tidak mengenakan, untuk mengisi tenaga yang hilang saat pendakian. Akhirnya diputuskan untuk masak mie di base camp pendakian terlebih dahulu sebelum pulang, meskipun cuma mie instan tapi dengan rasa kebersamaan semua jadi terasa enak. TOP dahh.
ngemie-dulu-isi-tenaga.jpg
Makanan Favorit Para Pendaki Gunung
 

Ittenary Pendakian Gunung Panderman Via Dusun Toyomerto Batu
Basecamp – Pos 1 (Latar Ombo)                    : 35 Menit
Pos 1 (Latar Ombo) – Pos 2 (Watu Gede)      : 15 Menit
Pos 2 (Watu Gede) – Puncak Basundara        : 1 Jam
Total 1 Jam 50 Menit

Perjalanan turun hanya membutuhkan waktu 1 Jam 15 Menit. Waktu pendakian ini berdasarkan pengalaman mrdowdiex pribadi, jadi soal lebih cepat atau lebih lambatnya waktu pendakian tergantung kondisi fisik masing-masing dan lamanya beristirahat.







Minggu, 03 Juni 2018

Bermain "River Tubing" Di Sungai Sumber Maron

BERPETUALANG DI SUNGAI SUMBER MARON 

Sumber maron @Malang 1 Mei 2018. Sumber maron terletak di kawasan Kepanjen Kabupaten Malang. Rute menuju sumber maron sangat mudah dan jelas, patokan awal adalah stadion kanjuruhan malang, pasti semua orang tahu. Dari stadion kanjuruhan ambil arah ke timur menuju gondanglegi, sekitar 3 KM akan menemui plang wisata sumber maron. Dari situ tinggal belok kanan 500 meter dan sampailah di kawasan wisata sumber maron.
Dengan tiket Rp3.000,- dan parkir Rp.2.000,- kita bisa melakukan banyak hal mulai dari berenang, river tubing, berendam di kolam dan main di bawah air terjun. Panorama yang ditawarkan di sumber maron masih alami dengan pepohonan yang rindang, nuansa alam masih sangat kental di sini. Warung-warung makan berjejer rapi di sepanjang aliran sungai, kita bisa menikmati suara gemercik air sambil bersantai menikmati gorengan dan secangkir kopi.
Tim-PPG-PRAJAB-B.jpg
Tim PPG Prajab B
Para-pejuang-LK.jpg
Para Pejuang LK
PPG-juga-perlu-liburan.jpg
PPG Juga Butuh Liburan
 Kolam renang di sumber maron adalah kolam alami, dengan airnya yang jernih sehingga dasar kolamnya yang berbatu terlihat dengan jelas. Bagi pengunjung yang ingin berenang dan berburu foto underwater yang kekinian tempat ini sangat cocok. Tidak kalah dengan umbul ponggok di klaten.
Bagi pengunjung yang ingin memacu adrenalin bisa menccoba river tubing, menyusuri sungai sumber maron dengan naik ban dalam mobil. Untuk sewa ban cukup dengan Rp5.000,- saja dan bisa dipake sampai puas. Mau bolak-balik berapa kalipun bebass, asalkan masih kuat mengangkat bannya. Tidak terasa saya sudah 4 kali mencobanya bolak-balik.


Permainan-river-tubing.jpg
Siap Bermain Air
Ban-rivertubing-sumber-maron.jpg
Sebelum Bermain Ada Usaha Terlebih Dahulu
River-tubing-sumber-maron.jpg
River Tubing Sumber Maron
           Puas menyusuri aliran sungai, kita bisa bersantai di bawah air terjun mini. Air terjun ini memiliki ketinggian 3 Meter, dibawah air terjun kita bisa beristirahat dan merasakan guyuran air yang menyegarkan. Air terjun ini bisa menjadi alternatif pijat gratis setelah lelah bermain river tubing.
Air Terjun Mini Sumber Maron
Wajah-bahagaia-ppg-umm.jpg
Wajah-wajah Bahagia
pijatan-dibawah-air-terjun.jpg
Merasakan Pijatan Alami
           Di sini tersedia banyak kamar mandi, jadi tidak perlu khawatir menunggu lama untuk membersihkan badan setelah bermain air. Bersantai di warung dan ngobrol dengan teman-teman adalah penutup yang paling pas untuk mengakhiri kegiatan kita berpetualang di wisata sumber maron.

Senin, 30 April 2018

Bermain Di Kolam Alami Pantai Kedung Tumpang Tulungagung


Bermain Di Kolam Alami
Pantai Kedung Tumpang Tulungagung

Pantai Kedung Tumpang  terletak di Kabupaten Tulungagung, akses jalan yang dilalui sebagian besar sudah beraspal mulus dan disertai dengan petunjuk jalan.  Kedung Tumpang kalau disebut pantai rasanya kurang pas, karena mirip seperti tebing-tebing batu karang yang ditengahnya terdapat kolam alami.
Dari kota Tulungagung ambil arah ke timur sampai ke pertigaan bangjo Ngunut, setelah itu akan melewati bukit lok songo. Jalur yang dilewati adalah hutan dengan lika-liku jalan yang menggoda dengan pemandangan yang indah. Setelah melewati hutan berarti jalan kita sudah dekat dengan pantai kedung tumpang, ikuti jalan tersebut sampai bertemu plang arah menuju pantai kedung tumpang. Disitu kita belok kanan dan melewati jalur makadam sampai ke parkiran.
Sabar dulu, untuk sampai ke kedung tumpang harus jalan terlebih dahulu menuruni bukit selama 15 menit, tidak perlu khawatir karena rasa lelah akan terbayarkan oleh indahnya pemangdangan sekitar. Kedung tumpang terdiri 3 kolam yang saling berdekatan, dari setiap kolam tersebut memiliki keindahannya tersindiri. Berikut penampakannya:
Kolam bagian tengah
 
kolam-tengah1.jpg
Awal Turun Kita Akan Disambut Pemandangan Ini
kolam-tengah2.jpg
Keindahan Ini Untuk Dinikmati Bukan Dirusak


Kolam bagian barat

kolam-barat1.jpg
Karang Yang Menghijau Berhiaskan Lumut

kolam-barat2.jpg
Kolam Paling Indah Di Sebelah Barat

Kolam bagian timur

kolam-timur1.jpg
Kolam Barat Lebih Luas Dibandingkan Kolam Lain
kolam-timur2.jpg
Kolam Barat Relatif Lebih Aman Dari Ganasnya Ombak


Ombak di kedung tumpang termasuk ganas, jadi berhati-hatilah saat bermain di sekitaran kolam agar tidak terseret ombak.

Ganasnya-ombak-kedung-tumpang.jpg
Ganasnya Ombak Kedung Tumpang
Deburan-ombak-kedung-tumpang.jpg
Deburan Ombak Kedung Tumpang

Senin, 02 April 2018

Pendakian Tik-tok Puncak Klop Gunung Klotok


Pendakian Tik-tok Puncak Klop Gunung Klotok

Gunung klotok @Kediri 18 Maret, gunung klotok memiliki banyak puncak, tapi yang paling terkenal adalah puncak klop dan watu bengkah. Gunung klotok memiliki ketinggian ± 536 MDPL, meskipun tidak terlalu tinggi namun gunung klotok memiliki jalur yang lumayan curam. Kali ini kembali Mr.D bersama anggota tetap mas sabeh berusaha menaklukan puncak klop gunung klotok dengan cara tik-tok, 

Ini adalah pendakian tik-tok yang kedua setelah yang pertama di "Gunung Panderman". Seminggu sebelumnya acara sudah direncanakan dengan matang, mulai dari kondisi jalur dan parkiran motor. Untuk pendakian ke puncak klop gunung klotok belum ada basecamp, kala itu motor saya parkirkan di warung depan kampus Universitas Kadiri (UNIK), tempat itu memang sudah biasa digunakan oleh pendaki untuk menitipkan motor.
Tonton video pendakiannya d bawah ini

Parkiran – Pos 1 (Proliman) 20 Menit
Awal perjalanan akan melewati jalur beraspal, dari parkiran kita ambil jalur yang naik kemudian belok kiri menuju ke daerah warung-warung. Setelah tanjakan kita akan menemui kantong air PDAM, di situ belok kanan dan mulai naik ke atas bukit melewati jalur berbatu. Setelah melewati tanjakan berbatu, jalur yang dilewati akan datar sampai pos 1 Proliman. Dari parkiran sampai di Pos 1 Proliman cukup 20 menit dengan berjalan santai.
Jalur-beraspal-menuju-pos1-proliman.jpg
Awal Perjalanan Dimulai Jalur Beraspal
Jalur-masuk-menuju-hutan.jpg
Jalur Masuk Menuju Ke Hutan
Pos1-proliman.jpg
Pos 1 Proliman
Pos 1 (Proliman) – Puncak (1 Jam)
            Fisik masih prima, jadi kita putuskan untuk terus berjalan menuju puncak. Pilih yang ke kanan untuk menuju puncak klop, kalau ke kiri menuju puncak watu bengkah. Dari sini jalur mulai menanjak dan licin, terkadang sampai harus berpegangan pada pohon karena curamnya jalur yang dilewati. Om sabeh sempat kewalahan melewati jalur ini dan meminta sedikit beristirahat, mungkin faktor usia ini. Pertama kali ini saya mendaki gunung  ditemani hutan bambu di samping kanan dan kiri, jika telah melewati hutan bambu berarti jalan menuju puncak sudah dekat.
Tanjakan-menuju-puncak-klop.jpg
Ngaso Dulu Bang
Masih-berjuang-di-tanjakan-puncak-klop.jpg
Masih Berjuang Di Tanjakan Dan Panasnya Jalur Terbuka
Hutan-bambu-puncak-klop.jpg
Hutan Bambu Sebelum Puncak Klop
            Sebelum sampai ke puncak kita harus melewati satu lagi tanjakan yang curam, dari pos 1 sampai di puncak cukup 50 menit dengan berjalan santai plus banyak istirahatnya. Di puncak kita bisa melihat pemandangan Kota Kediri dari atas ketinggian, ada juga tugu selamat datang yang terdapat  sebuah pedang di atasnya.
Selamat-datang-di-puncak-klop.jpg
Selamat Datang Di Puncak Klop Guung Klotok
Tugu-pedang-puncak-klop.jpg
Tugu Pedang Puncak Klop
Mencabut-pedang-klop.jpg
Kalo Di Spongebob Mencabut Spatula Ini Ganti Pedang
Ittenary Pendakian Puncak Klop Gunung Klotok
Parkiran – Pos 1 (Proliman)                            : 20 Menit
Pos 1 (Proliman) – Puncak                              : 50 Menit
Total 1 Jam 10 Menit
Perjalanan turun hanya membutuhkan waktu 40 Menit. Waktu pendakian ini berdasarkan pengalaman Mr dowdiex pribadi, jadi soal lebih cepat atau lambatnya waktu pendakian tergantung kondisi fisik masing-masing dan lamanya beristirahat.